Banyak sobat Infokreditbank yang galau di saat ini mempertimbangkan wabah corona virus atau yang mengajukan pertanyaan tanya, tentang pinjamannya ke Bank. Dimana di saat ini banyak perusahaan yang merumahkan karyawannya tanpa honor atau cuma setengah dari Gajinya (jika beruntung).

Beda dengan rancangan Work From Home (WFH), sebab Work From Home itu, karyawan tetap bekerja, cuma saja dilaksanakan dari Rumah masing masing, sehingga hak dan keharusan nya selaku seorang karyawan tetap berlangsung menyerupai biasa.
Selain dibandingkan dengan penghasilan yang menurun atau sama sekali hilang bagi para pekerja yang dirumahkan tersebut, Bisnis Bisnis atau Perusahaan wilayah mereka (para karyawan) melakukan pekerjaan juga menemukan pengaruh dari Wabah Covid19 (Corona Virus Disease 2019) ini. 
Karena adanya pelarangan Impor dan Ekspor, juga menurunnya pemasaran Barang dan Jasa dikarenakan adanya Himbauan biar penduduk tetap dirumah untuk mempertahankan penularan Virus tersebut.
Sehingga dengan jelas sanggup dikatakan, bahwa di saat ini perekonomian di Dunia dan juga negara kita mengalami kemunduran atau penurunan. 
Beberapa hari yang kemudian bagi sobat Infokreditbank yang sudah mengikuti Halaman Facebook Infokreditbank, niscaya sudah menyaksikan adanya pengumuman dari OJK tentang ketentuan mutu kredit di di saat masa wabah Corona Virus ini melanda, yakni melonggarkan pembayaran utang dan melonggarkan analisa mutu pinjaman.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah meluncurkan stimulus gres untuk mengatur rasio kredit macet industri perbankan dan non-perbankan dan mempermudah pembayaran kembali sumbangan di tengah pandemi COVID-19.
Pada kebijakan ini OJK menyatakan bahwa Debitur yang merestrukturisasi pinjamannya akan menemukan kenaikan mutu sumbangan sehabis proses dan bank sanggup menerapkan kebijakan tersebut untuk jumlah sumbangan apa pun, artinya sobat cuma perlu mengajukan restrukturisasi dan mutu kredit sobat tidak akan menjadi buruk.
Program ini juga berlaku untuk perusahaan kecil dan menengah (UKM), serta peserta kegiatan kredit mikro (KUR) pemerintah. Makara sobat sementara sanggup lega bila angsuran agak sedikit telat sebab kondisi di saat ini.
Stimulus pertama, dikelola dalam hukum OJK gres yang dikeluarkan pada hari Kamis, melonggarkan analisa mutu utang dan tolok ukur restrukturisasi untuk debitur yang terpukul oleh penyebaran penyakit menyerupai pneumonia.
Bank juga diizinkan untuk menyatakan sumbangan yang bagus walaupun kualitasnya menurun sebab pandemi dan tidak mengkategorikannya selaku kredit mempunyai kendala (NPL).
Ketua OJK Wimboh Santoso menyatakan juga “Bank juga akan lebih fleksibel dalam mengatur kredit macet dan memungkinkan yang pertama untuk terus menampilkan sumbangan gres terhadap debitor mereka,” pada hari Kamis ahad lalu, kemudian ketua OJK juga menyertakan bahwa hukum tersebut sedang dilaksanakan dari 13 Maret sampai nanti rampung pada  31 Maret 2021.

Lihat juga :  Dana Cair Produk Pembiayaan Bank Bjb Syariah Produktif Dan Konsumtif

Info Update CPNS 2022/2023 cek di https://www.sscnbkn.win/
Pendaftaran.net